Langsung ke konten utama

Postingan

Mengapa antibiotik menyerang sel bakteri dan bukan sel inang yang terinfeksi oleh bakteri tersebut?

            Antibiotik yang digunakan untuk pengobatan harus dipilih secara selektif untuk bacteri spesifik yang akan dijadikan target untuk dibunuh dan bukan sel inangnya yang merupakan sel dari manusia. Antibiotik bekerja dengan cara yang unik untuk membunuh sel bakteri, salah satunya adalah dengan melakukan sintesis dinding sel atau asam folat dengan target berupa bakteri spesifik.             Kebanyakan bakteri dapat memproduksi dinding sel yang tersusun oleh peptidoglikan yang terbuat dari gula amino dan peptida, sementara sel manusia tidak membentuk dan bahkan tidak membutuhkan peptidoglikan. Salah satu antibiotik yang sering digunakan adalah penicillin yang bekerja dengan cara mencegah terjadinya tahap akhir dari transpeptidasi sehinga dinding sel pada bakteri menjadi rapuh dan sel terpapar dengan cairan yang ada di luar sel sehingga sel tersebut akan lisis. Penic...

SONORENSIN: BAKTERIOSIN JENIS BARU YANG MEMILIKI POTENSI SEBAGAI AGEN ANTI-BIOFILM DAN PRESERVASI MAKANAN

Pengaruh Penambahan Bubuk Cabai Merah terhadap Densitas Weisella koreensis selama Proses Fermentasi Kimchi Alifia Issabella Mulyawati Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya Malang ABSTRAK Munculnya bakteri yang resisten terhadap antibiotik mengharuskan adanya eksplorasi dari agen yang dapat menindaklanjutinya seperti peptida ribosomal dari bakteri yang dikenal sebagai bakteriosin. Biofilm yang merupakan komunitas mikroba yang dapat menyebabkan infeksi kronis dapat membentuk lingkungan yang meningkatkan sifat resisten terhadap antimikroba. Bakteri dalam biofilm 1000 kali lebih resisten terhadap antibiotik daripada bakteri pada kondisi bebas atau planktonik. Penelitian ini memprediksi adanya sonorensin yang termasuk dalam subfamily heterocyloanthracin dari bakteriosin telah ditemukan efektif dalam membunuh sel dorman pada bakteri Gram negatif maupun positif. Sonorensin menunjukkan adanya aktivitas penghambatan terhadap bio...

IDENTIFIKASI BAKTERI MENGGUNAKAN UJI BIOKIMIA

1.1   Latar Belakang       Bakteri merupakan makhluk hidup, hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya kenyataan bahwa bakteri dapat bermetabolisme. Metabolisme yang dilakukan oleh bakteri dimaksudkan untuk menunjang kebutuhan hidup bakteri dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Metabolisme pada bakteri sama dengan metabolisme pada makhluk hidup tingkat tinggi yang terdiri dari proses anabolisme dan katabolisme (Campbell dkk., 2002).       Metabolisme pada bakteri dapat dilakukan dengan bantuan enzim – enzim tertentu yang diekskresikan oleh suatu jenis bakteri. Namun, tidak semua bakteri dapat melakukan produksi enzim yang jenisnya sama. Hal tersebut terjadi akibat perbedaan habitat beberapa jenis bakteri sehingga otomatis jenis enzim yang dibutuhkan untuk membantu proses metabolismenyapun berbeda bergantung habitat dan fungsinya (Campbell dkk., 2002).       Perbedaan jenis enzim yang diproduksi oleh...